Menang Telak atas Udinese, Lengkapi Pesta Scudetto Inter Milan.

Menang Telak atas Udinese, Lengkapi Pesta Scudetto Inter Milan.

Inter Milan Membantai Udinese dengan skor telak 5-1 pada pekan terakhir Serie A musim kompetisi 2020/2021. Dalam laga yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Minnggu (23/05/2021) itu, Melengkapi Pesta Gelar Scuddeto yang mereka dapat musim ini.

Meski telah memastikan diri meraih Scuddeto, nyatanya tak menurun ambisi mereka untuk meraih kemenangan. mereka tampil ganas dari awal wasit meniupkan peluit pertamanya. Inter Milan berhasil unggul cepat dimenit ke-8 melalui sepakan kaki kanan Ashley Young, dipengujung babak pertama Inter Milan Menggandakan keunggulan lewat gol Christian Eriksen yang dicetak menit ke-44.

Di babak kedua, Inter tidak mengendurkan serangan. Hasilnya, tendangan penalti Lautaro Martinez di menit ke-55 membuat Inter unggul 3-0. Hadiah penati diberikan karena Marvin Zeegelaar melanggar di kotak terlarang. Inter belum mau berhenti mencetak gol. Pada menit ke-64, tendangan kaki kanan Ivan Perisic ke sudut kanan bawah merobek gawang Udinese mengubah skor menjadi 4-0.

Pemain pengganti Romelu Lukaku, yang baru masuk di menit ke-55 menggantikan Martinez, tak mau ketinggalan mencetak gol. Striker timnas Belgia itu membobol gawang Udinesia dari jarak sangat dekat di menit ke-72. Tujuh menit kemudian, Udinese mencetak gol hiburan lewat tendangan penalti Roberto Pereyra. Setelah itu, tidak ada lagi gol yang tercipta dan laga berakhir 5-1 untuk Inter Milan.

Berkat hasil ini, Inter Milan berhasil finish diperingkat 1 dengan mengoleksi 91 poin. Ini menjadi perolehan poin terbanyak kedua mereka dalam sejarah klub. Yang tertinggi adalah musim 2006/2007 dengan koleksi 97 poin. tidak sampai disitu,skuad Asuhan Antonio Conte juga menorehkan rekor dengan mengalahkan seluruh kontestan Serie A, minimal sekali pada musim ini.

Scuddeto yang diraih Inter Milan musim ini tentunya menjadi lebih spesial bagi mereka. pasalnya, mereka sukses mengakhiri dominasi Juventus selama 9 tahun berturut-turut. ‘Si Nyonya Tua’ tertatih-tatih pada musim ini dan hanya finish diperingkat ke-4.