Marc Marquez Surgery

Marc Marquez Akan Operasi Lagi Karena Infeksi

Moto GP Terkini Marc Marquez hadapi berita jelek kembali karena luka pada tulang kanannya alami infeksi habis operasi ke-3 . Dia juga terancam harus hadapi operasi yang ke-4.

Marc Marquez Jalani Operasi Ketiga Kali

Marc Marquez Dokter

Marc Marquez barusan jalani operasi ke-3 nya di Rumah Sakit Huber Internacional pada Kamis (3/12). Operasi yang berjalan delapan jam itu disampaikan sudah berhasil.

Tetapi team klinis mendapati ada bakteri yang tampil pada fraktur di tulang humerus kanan Marc Marquez hingga diperlukan pengatasan lebih kembali berlanjut.

Marquez alami patah lengan kanan karena kecelakaan pada balapan MotoGP Spanyol di Circuit Jerez pada tengah Juli lalu. Semenjak waktu itu, pembalap berjulukan The Baby Alien telah 3x naik ke meja operasi, terhitung operasi paling akhir hari-hari lalu.

Pemicu khusus luka Marquez tidak juga pulih disinyalir sebab ia alami pseudo-arthosis, atau keadaan saat pengobatan luka patah tulang memiliki masalah. Operasi cangkok tulang 2x dijalani Marquez untuk menggairahkan perkembangan kalus untuk menyambung kembali lagi tulang humerusnya yang patah.

Tetapi, infeksi yang lagi dirasakan membuat dianya terancam alami permasalahan yang sama. Pakar traumatologi, Dokter Angel Villamor, menjelaskan jika Marc Marquez harus kembali lagi jalani operasi untuk mengobati infeksinya.

Villamor menyebutkan jika infeksi tulang kadang susah sembuh sebab minimnya antibiotik untuk menantang kuman yang bersarang.

“Kompleksitas intinya ialah kuman itu menahan pembangunan kalus hingga mengakibatkan pseudo-arthosis. Kadang kami perlu lakukan operasi ulangi untuk hilangkan material logam sebab di situlah kuman bersarang, bahkan juga semakin banyak dibanding di tulang,” kata Villamor seperti dikutip dari AS

Salah satunya jalan keluar yang dijajakan oleh Villamor ialah fiksasi external dengan penyangga di luar badan untuk jaga status tulang masih konstan. Lepas dari gagasannya itu, Villamor malas bicara lebih jauh.

“Ada peluang jika antibiotik dan ketahanan tubuh Marc bisa menangani kuman tiada perlu pembandinghan selanjutnya. Bukti jika kuman bersarang di frakturnya tingkatkan resiko perlambatan penggabungan tulang hingga pembangunan kalus semakin lebih lama,” ujarnya.