Valentino Rossi Sirkuit Portimao

Legenda Moto GP Valentino Rossi Sebut Sirkuit Portimao Seperti Rollercoaster

Moto GP Terkini – Pembalap Team Yamaha, Valentino Rossi sudah selesai jalani sesi uji coba di Sirkuit Portimao, Portugal. Rossi juga akui senang dengan situasi trek ini.

Ada 10 pembalap MotoGP serta 6 pembalap penguji turun di hari pertama tes di Sirkuit Portimao pada Rabu (7/10). Beberapa pembalap itu jalani uji coba untuk mengenali sirkuit baru yang bisa menjadi tuan-rumah seri penutup MotoGP Portugal pada 20-22 November kedepan.

Valentino Rossi jadi salah satunya pembalap yang turut menjajal trek itu. Bersama-sama rekanan segrupnya, Maverick Vinales, Rossi menunggangi motor sport Yamaha R1M yang diubah seperti motor balap team pabrikan Yamaha.

Untuk info, pembalap team pabrikan non-konsesi tidak diperkenankan lakukan uji coba dengan motor balap mereka terkecuali waktu tes resmi MotoGP. Rossi sendiri cukup nikmati uji coba di Portimao. The Doctor juga memandang sirkuit itu tidak semengerikan yang dibayangkannya.

Sirkuit Portimao

“Sirkuit ini benar-benar bagus. Saya benar-benar menyenanginya sebab di tv nampak susah tetapi faktanya lebih bagus,” kata Valentino Rossi dalam wawancaranya dengan MotoGP.com.

Sirkuit yang disebutkan Sirkut Algarve punyai karakter yang unik sebab mempunyai bermacam elevasi ketinggian yang lain di sebagian besar sisi sirkuit.

Ditambah lagi kelokan cepat yang gampang didapati, Rossi juga menyebutkan sirkuit ini punyai karakter seperti rollercoaster.

Walau di rasa cukup mengerikan, pembalap berumur 41 tahun itu masih nikmati pengalamannya di Portimao.

“Itu sebab tracknya susah, teknis, serta ada 3-4 titik yang cukup mengerikan sebab Anda memperoleh lompatan tinggi. Keseluruhannya rasa-rasanya menyenangkan mengemudi di sini serta saya benar-benar menikmatinya. Jadi sirkuit ini sangatlah baik,” pungkasnya.

“Tentunya dengan motor MotoGP semakin lebih susah sebab kecepatannya semakin tinggi. Di 3-4 titik di mana Anda alami perubahan ketinggian yang besar, dengan motor MotoGP akan bertambah sulit untuk selalu berada di aspal,” tegasnya.