Andrea Dovizioso Topi

Andrea Dovizioso Sesalkan MotoGP 2020 Tidak Maksimal

Moto GP Hari Ini – MotoGP 2020 menjadi balapan yang akan diingat dengan penuh sesal oleh rider team Ducati, Andrea Dovizioso, dalam profesi balapnya.

Joan Mir Dan Suzuki Tidak Menyangka Jadi Juara

Finis di urutan ke-7 GP Valencia 2020, Minggu (15/11/20) tempo hari cukup untuk Joan Mir untuk amankan titel juara dunia. Kompetitor paling dekat Mir, Fabio Quartararo, alami jatuh yang membuat keluar balapan tiada point.

Mir juga tidak tersusul di pucuk klassemen MotoGP 2020 dengan koleksi 171 point, berbeda 29 angka dari Franco Mordibelli (142 point) yang di GP Valencia itu keluar selaku juara.

Balapan musim 2020 ini menjadi salah satunya balapan paling aneh dalam riwayat MotoGP. Banyak beberapa hal mengagetkan yang berlangsung, terhitung kesuksesan Joan Mir jadi juara dunia.

Baik Joan Mir dan Suzukinya sendiri bahkan juga tidak mimpi untuk raih juara dunia tahun ini. Mahfum, sepanjang dua dasawarsa, MotoGP terkuasai oleh pembalap Honda, Yamaha, dan Ducati.

Lukanya Marquez buka peluang untuk rider lain untuk tampil di depan. Nyaris setiap pekannya MotoGP tampil mengagetkan.

Dovizioso Tidak Menggunakan Kesempatan Baik Musim Ini

Andrea Dovizioso Ducati

Sayang, keadaan itu tidak dapat turut digunakan oleh rider Ducati, Andrea Dovizioso. Selaku rider senior dan paling diunggulkan sesudah Marc Marquez, harapan tinggi dikasih ke Dovizioso.

Apa lagi sesudah pesaing intinya sepanjang tiga musim paling akhir itu luka panjang. Tetapi, dia kalah saing dari Joan Mir, Franco Mordibelli, dan Fabio Quartararo.

Andrea Dovizioso tidak cukup stabil untuk dapat tampil oke musim ini. Walau sebenarnya, pada seri ketujuh motoGP San Marino dia sempat duduk di rangking pertama klassemen karena jadi juara di GP Austria.

Namun, perlahan tempatnya tergusur oleh beberapa nama seperti Joan Mir, Franco Mordibelli, Fabio Quartararo, Maverick Vinales, serta Alex Rins.

Performa Dovizioso Tidak Stabil Musim Ini

Dovizioso tidak berhasil tampil stabil musim ini. Hanya naik tribune 2x, dia seringkali finish di luar status 10 besar. Bahkan juga dia sempat jatuh di GP Catalunya.

Perform Dovi jauh dari 3 musim paling akhir di mana dia jadi kompetitor paling dekat Marc Marquez. Pada 2019, dia 9 kali naik tribune dan memenangkan 2 balapan. Pada 2018, dia 9 kali naik tribune, tetapi kesempatan ini memenangkan 4 balapan.

Pada 2017 kompetisinya dengan Marquez lebih ketat di mana dia hanya memiliki jarak 31 point dari rider Repsol Honda itu saat ke-2 nya sama memenangkan 6 balapan. Cuman perbedaannya, Marquez 4x semakin banyak naik tribune.

Oleh karena itu, lumrah bila beberapa penggemar dan Andrea Dovizioso sendiri benar-benar sedih dengan hasil ini. Karena berikut peluang emas dia dapat juara dunia sebab kecuali tidak ada Marquez, pada musim depan dia memutus hiatus alias istirahat dari MotoGP.