Andrea Dovizioso 2020

Andrea Dovizioso Senang Dijagokan Jadi Juara

Berita Moto GP Terbaru – Pembalap Ducati Tim, Andrea Dovizioso akui senang karena dijagokan jadi juara dunia MotoGP 2020, walau sekarang ini performanya masih jauh dari kata konsisten.

Absennya Marc Marquez ikut membuat kompetisi MotoGP musim ini menjadi semakin lebih seru. Sampai seri ke-8 yang sudah berjalan, beberapa pembalap papan atas.

Tanpa ada kehadiran Marquez dengan waktu lama membuat fans ramai-ramai membuat prediksi. Rata-rata beberapa fans jagokan Andrea Dovizioso untuk menjadi juara pada musim ini.

Andrea Dovizioso Makin Dijagokan Lantaran Absennya Marquez

Dovizioso memang punya modal bernilai untuk menjadi juara karena dia sukses jadi runner-up kompetisi pada 2017-2019. Dia sekarang ini menempati tempat ke-4 dengan 84 point dalam klasemen MotoGP 2020. Dovi mempunyai beda 24 point dari Fabio Quartararo yang ada dipucuk klasemen.

Tetapi, masa depan pembalap asal Italia itu untuk musim depan masih tetap tanda tanya. Dia diketahui sudah sah berpisah dengan Ducati mulai akhir musim ini. Bila dia menjadi juara maka jadi pukulan telak buat Ducati

Alasan-alasan itu yang membuat Dovizioso bertambah diingingkan jadi juara pada musim ini. Mengetahui banyak diunggulkan menjadi juara dunia di tahun ini, Dovizioso pun memberi responnya.

Andrea Dovizioso Resmi Berpisah dengan Ducati Akhir Musim Ini

Pembalap berumur 34 tahun itu akui suka mendapatkan suport untuk menjadi jawara pada 2020.

“Saya senang bila beberapa orang berpikir saya adalah rider yang diinginkan menang tanpa ada kedatangan Marc Marquez,” sebut Dovizioso dikutip dari GPone.

“Saya tidak peduli itu. Sebab, untuk menjadi juara Anda perlu mengenali beberapa faktor. Ini dapat disaksikan selama balapan. Misalnya dialami Maverick Vinales tempo hari, ia menang di Misano 2 dan balapan seterusnya menanggung derita,” pungkasnya.

Andrea Dovizioso 2020

Dovizioso memanglah belum dapat tampil menjanjikan di sepanjang delapan balapan yang sudah berjalan di MotoGP 2020 ini. Dia baru mencatatkan satu kemenangan saja selama delapan seri MotoGP 2020.

Pemicu performanya yang inkonsisten ini ditenggarai Dovizioso sebab permasalahan ban Michelin.Pembalap asal Italia itu tetap menyalahkan mengenai permasalahan cengkeraman ban.

“Saya ingin menjelaskan untuk mempersalahkan tekanan ini, tapi sebetulnya bukan itu permasalahannya. Semua ini karena ban baru, yang berbeda serta susah buat kami ketahui,” tegasnya.